Lensa telefoto yang bagus dapat membantu Anda membawa fotografi Anda ke tingkat berikutnya. Lensa ini sangat populer di kalangan fotografer amatir dan profesional. Lensa ini juga berguna dalam berbagai situasi dan dapat membantu Anda menjadikan karya fotografi yang menakjubkan. Dibawah ini saya akan menjelaskan mengenai apa itu lensa telefoto dan bagaimana cara kerjanya.

Apa itu Lensa Telefoto?

Lensa telefoto adalah lensa yang memiliki jangkauan jauh, sehingga memungkinkan Anda memotret subjek yang jauh atau memperbesar subjek dalam bingkai. Umumnya, lensa dianggap “telefoto” jika memiliki panjang fokus 60mm atau lebih.

Banyak orang bingung membedakan lensa telefoto dengan lensa zoom, padahal sebenarnya keduanya berbeda. Lensa telefoto bisa jadi, tetapi tidak harus menjadi lensa zoom. Telefoto datang dalam berbagai panjang fokus dari “telefoto sedang” (70-200mm) dan “telefoto super” (300mm++) dan dapat berupa lensa zoom atau prima. Tidak masalah apakah lensa diperbesar yang penting adalah seberapa panjang focal lengthnya.

Lalu bagaimana cara kerja Lensa Telefoto?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa fotografer sangat menyukai lensa telefoto

1. Lensa Telefoto Membuat Subjek Tampak Lebih Dekat ke Kamera

Ini adalah alasan paling jelas untuk menggunakan lensa telefoto dan mengapa kebanyakan pemula mempertimbangkan untuk memilikinya. Lensa telefoto memungkinkan Anda mengambil foto subjek yang lebih jauh. Ini sangat berguna saat Anda mengambil foto dari hal-hal yang tidak bisa atau tidak ingin Anda dekati. Memiliki jarak yang lebih jauh antara Anda dan subjek dapat membantu beberapa orang merasa lebih nyaman di depan kamera. Mengambil foto pertandingan sepak bola dari pinggir lapangan? Lensa telefoto akan membawa Anda lebih dekat ke aksi. Atau pada saat di alam Ingin mengambil gambar satwa liar berbahaya dari jarak yang aman? Lensa telefoto akan memungkinkan Anda melakukannya.

apa itu lensa telefoto dan bagaimana cara kerjanya 1

Telefoto juga membantu meningkatkan hubungan visual antara subjek dan lingkungannya dengan menciptakan tampilan semacam efek kompresi yang serupa dengan cara otak kita melihat hubungan objek-ke-latar belakang. Jajaran pegunungan yang tampak berada tepat di atas pemandangan kota lebih baik diterjemahkan secara visual dengan telefoto daripada dengan sudut lebar. Sederhananya, lensa telefoto membuka kemungkinan fotografi Anda dengan membuat subjek yang jauh tampak lebih dekat ke kamera

2. Telefoto Membantu Menekankan Latar Belakang Buram

Jika Anda pernah melihat foto di mana subjek berada dalam fokus tetapi latar belakangnya kabur dan bertanya-tanya bagaimana efek itu diperoleh, jawabannya sering kali dengan lensa telefoto. Penggunaan ini sangat umum dalam fotografi potret. Cara untuk mencapai tampilan ini adalah membidik dengan lensa panjang dan aperture terluas yang tersedia. Misalnya, lensa telefoto 70-200mm yang dibidik pada 200m dengan aperture f/2.8 akan mengisolasi subjek Anda dengan latar belakang yang indah dan lembut.

Salah satu hal terbaik tentang lensa telefoto, selain kemampuannya untuk membuat subjek tampak lebih dekat ke kamera, adalah kemampuannya untuk menghasilkan gambar dengan depth of field yang dangkal. Semakin panjang lensa Anda dan semakin lebar aperture Anda, semakin banyak blur yang akan Anda dapatkan. Memotret dengan lensa telefoto pada aperture f / 2.8 dan jumlah pemisahan yang layak antara subjek Anda dan latar belakang akan memungkinkan Anda mengaburkan latar belakang itu hingga terlupakan!

apa itu lensa telefoto dan bagaimana cara kerjanya 2

Secara umum, semakin panjang lensa dan semakin lebar aperture, semakin banyak efek yang Anda dapatkan. Ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan lensa itu sendiri dan semuanya berkaitan dengan jarak dari mana Anda memotret subjek Anda. Lensa yang lebih panjang memungkinkan Anda memotret subjek dari jarak yang lebih jauh, sehingga secara persepsi mengecilkan subjek di latar depan sementara latar belakang tetap berukuran sama.

3. Telefoto Sangat Baik dalam Membuat Potret yang Menyanjung

Salah satu manfaat lensa telefoto untuk pekerjaan potret adalah bahwa lensa ini sering kali memiliki efek menciptakan potret orang yang sangat menyanjung. Jarak antara kamera dan subjek memengaruhi seberapa dekat objek akan muncul dalam bingkai dan bagaimana mereka akan terlihat dibandingkan satu sama lain.

Saat Anda memotret pada panjang fokus yang lebih panjang, subjek yang berada di latar depan bingkai akan tampak mengecil relatif terhadap apa yang terjadi di latar belakang. Efek ini juga bisa membuat fitur wajah tampak lebih proporsional. Tambahkan ke bokeh indah dari pemotretan dengan lensa panjang dan Anda memiliki alat yang hebat untuk fotografi potret.

4. Aperture

Untuk fitur lainnya dari lensa tele kamera ini adalah aperture atau bukaan diafragma pada lensa. Fitur ini sangat baik untuk dapat mengambil gambar subjek yang bergerak dengan lebih baik seperti pada balapan motor, pertandingan sepak bola, dan lainnya. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gambar yang diinginkan dengan pilihan shutter speed yang dapat untuk mencegah blur. Gunakan juga tripod untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih baik lagi.

 

Gimana sampai sini sudah paham? Pasti paham dong. Demikian artikel saya mengenai pembahasan Apa itu lensa Telefoto dan Bagaimana Cara Kerjanya. Semoga bermanfaat.